Eksistensi Fungsional Bahasa Indonesia dalam Ekologi Multibahasa Pesantren Luqman Al-Hakim

The Functional Existence of Indonesian in the Multilingual Ecology of Luqman Al-Hakim Islamic Boarding School

Authors

  • Amalia azzahra Universitas Balikpapan
  • Nessa Amalatuz Zahro Universitas Balikpapan
  • Wina Asmaranti Universitas Balikpapan
  • Rika Istianingrum Universitas Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.36709/pesastra.v3i3.152

Keywords:

Bahasa Indonesia, pesantren, ekologi bahasa, pengelolaan bahasa, ranah fungsional

Abstract

Lingkungan pesantren multibahasa mempertemukan bahasa agama, bahasa nasional, dan norma institusional yang dapat membentuk pembagian fungsi bahasa secara khas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ranah penggunaan Bahasa Indonesia, mekanisme pengelolaan bahasa, dan bentuk eksistensi fungsionalnya di Pesantren Luqman Al-Hakim Balikpapan yang menerapkan dominasi Bahasa Arab. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif berbasis observasi naturalistik selama satu hari penuh terhadap interaksi santri serta ustaz/ustazah pada konteks formal dan informal. Data berupa catatan lapangan dianalisis melalui pengodean ranah, pilihan bahasa, fungsi komunikasi, dan mekanisme pengelolaan bahasa. Hasil menunjukkan Bahasa Arab dominan dalam pembelajaran dan interaksi internal melalui program mufradat, sanksi kebahasaan, dan kontrol teman sebaya, sedangkan Bahasa Indonesia tetap digunakan pada pengumuman, administrasi, kebutuhan kejelasan, dan komunikasi eksternal. Penelitian menyimpulkan bahwa Bahasa Indonesia mengalami spesialisasi fungsi, bukan penghilangan. Kontribusinya ialah kerangka Ranah–Pengelolaan–Jembatan untuk membaca koeksistensi bahasa nasional dan bahasa institusional dalam ekologi pesantren, sekaligus menegaskan perlunya studi longitudinal untuk menilai pemertahanan bahasa lebih meyakinkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albury, N. J. (2016). National language policy theory: Exploring Spolsky’s model in the case of Iceland. Language Policy, 15, 355–372. https://doi.org/10.1007/s10993-015-9357-z

Anwar, Y. K., & Rosyid, M. (2023). Kajian sosiolinguistik penggunaan bahasa di lingkungan Pondok Pesantren Putra Al Anwar 3 Sarang Rembang. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra, 5(2), 103–118. https://doi.org/10.33477/lingue.v5i2.6258

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Fahimah, N. H., Nurfitri, H., & Tatang. (2025). Sociolinguistic study of Arabic language use in the Markaz Arabiyah Islamic Boarding School environment. Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 4(1), 46–60. https://doi.org/10.58194/as.v4i1.2067

Ferguson, C. A. (1959). Diglossia. Word, 15(2), 325–340. https://doi.org/10.1080/00437956.1959.11659702

Fishman, J. A. (1967). Bilingualism with and without diglossia; diglossia with and without bilingualism. Journal of Social Issues, 23(2), 29–38. https://doi.org/10.1111/j.1540-4560.1967.tb00573.x

Holmes, J., Roberts, M., Verivaki, M., & ‘Aipolo, ‘A. (1993). Language maintenance and shift in three New Zealand speech communities. Applied Linguistics, 14(1), 1–24. https://doi.org/10.1093/applin/14.1.1

Kartini, Karim, A., & Tahir, M. (2022). Interferensi bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia dalam percakapan santri di lingkungan Pesantren SMA IT Qurrota A’Yun Sigi. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 114–123. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5171

Maf’udah, S., Bahruddin, U., & Barry, N. H. A. (2025). Arabic language practice in Islamic boarding schools: A linguistic landscape study. Shaut Al Arabiyyah, 13(1), 203–219. https://doi.org/10.24252/saa.v13i1.55860

Mubarok, A. Y., & Waningyun, P. P. (2026). Strategi kesantunan berbahasa santri putra di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum: Kajian pragmatik dalam interaksi sosial berhierarki. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(3). https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2769

Prihatin, Y., & Mayasari, D. (2022). Faktor terjadinya register pada komunikasi di pondok pesantren. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 7(1), 23–27. https://doi.org/10.36709/bastra.v7i1.71

Ritonga, M., Nurdianto, T., & Rahmawati. (2022). Strategies for improving Arabic language ability through language environment: Phenomenology studies in Islamic boarding schools. Journal of Language and Linguistic Studies, 18(1), 496–510. https://doi.org/10.52462/jlls.198

Sabrina, C. H., Akmaliyah, & Rohanda. (2025). Alih kode dan campur kode dalam pembelajaran Ushul Fiqh di Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah Pondok Pesantren Ibadurrohman Baleendah: Kajian sosiolinguistik. Prosodi, 19(1), 97–106. https://doi.org/10.21107/prosodi.v19i1.29572

Sariasih, Y., Pradita, L. E., Jendriadi, & Febriyanto, D. (2022). Sikap bahasa santri: Suatu kajian sosiolinguistik. Konfiks: Jurnal Bahasa, Sastra & Pengajaran, 9(2), 1–11. https://doi.org/10.26618/konfiks.v9i2.9231

Shadiq, A. F. I., Konisi, L. Y., Sulfiah, & Ndita, A. W. (2025). Ragam bahasa pada media sosial Instagram: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra), 2(2), 102–111. https://doi.org/10.36709/pesastra.v2i2.28

Simanihuruk, P. A., Surip, M., & Daulay, M. A. J. (2026). Interferensi Bahasa Batak Toba dalam penggunaan bahasa Indonesia bagi pemandu wisatawan Waterfront Pangururan Danau Toba Samosir. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(3), 1884–1892. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.1621

Valentina, A., Insari, T. M., & Yuninta, D. Y. (2025). A comparative sociolinguistic analysis of Indonesian and local language use: Evidence from public and Islamic boarding schools in Gunungputri. JPI: Jurnal Pustaka Indonesia, 5(1), 16–24. https://doi.org/10.62159/jpi.v5i1.1772

Wahidah, B. Y. K., Djatmika, & Marmanto, S. (2019). Alih kode dalam interaksi di lingkungan Pondok Pesantren Ulil Albaab: Kajian sosiolinguistik. Cendekia: Journal of Education and Teaching, 11(2), 143–158. https://doi.org/10.30957/cendekia.v11i2.328

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE.

Spolsky, B. (2009). Language management. Cambridge University Press.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Amalia azzahra, Nessa Amalatuz Zahro, Asmaranti, W., & Rika Istianingrum. (2026). Eksistensi Fungsional Bahasa Indonesia dalam Ekologi Multibahasa Pesantren Luqman Al-Hakim: The Functional Existence of Indonesian in the Multilingual Ecology of Luqman Al-Hakim Islamic Boarding School. Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa Dan Sastra), 3(3), 130–137. https://doi.org/10.36709/pesastra.v3i3.152