Representasi Perjuangan Pendidikan dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Dari Kemiskinan Menuju Mobilitas Sosial
The Representation of Educational Struggle as a Path to Social Mobility in the Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu
DOI:
https://doi.org/10.36709/pesastra.v3i3.169Keywords:
kemiskinan, mobilitas sosial, pendidikan, sosiologi sastra, Dompet Ayah Sepatu IbuAbstract
Penelitian ini mengkaji representasi perjuangan pendidikan sebagai strategi mobilitas sosial dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan penelitian terdahulu yang masih membahas perjuangan tokoh, nilai moral, nilai sosial, dan pendidikan karakter secara deskriptif, sementara relasi antara kemiskinan, kerja, pendidikan, dan mobilitas sosial belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana perjuangan pendidikan tokoh Zenna dan Asrul merepresentasikan strategi mobilitas sosial keluarga miskin. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan penggalan naratif yang menunjukkan kemiskinan, kerja, pendidikan, tanggung jawab keluarga, dan mobilitas sosial. Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan klasifikasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, interpretasi sosiologis, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan menjadi harapan perubahan status keluarga, tetapi aksesnya ditempuh melalui kerja keras, pengorbanan, dan beban ekonomi. Implikasinya, novel ini memuat kritik sosial terhadap ketimpangan akses pendidikan.
Downloads
References
Anshari, A., & Juanda, J. (2024). Kajian sosiologi sastra novel karya Mahfud Ikhwan dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 680-690.
Anshori, A. M. S., & Agustin, D. N. (2025). Persepsi masyarakat miskin terhadap pendidikan sebagai alat mobilitas sosial. Jurnal Perspektif, 8(3). https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i3.1307
Azizah, A., & Bagiya. (2025). Analisis sosiologi sastra pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran.
Bilondatu, N. J. (2024). Moralitas dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. Dalam J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. New York: Greenwood Press.
Damono, S. D. (1978). Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Faruk. (2012). Pengantar Sosiologi Sastra: Dari Strukturalisme Genetik sampai Post-Modernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Indriani, A. (2021). Representasi kemiskinan masyarakat pesisir pantai dalam novel Gadis Pesisir karya Nunuk Y. Kusmiana: Kajian sosiologi sastra. Parafrasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran.
Khairen, J. S. (2023). Dompet Ayah Sepatu Ibu. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Mahardika, R. N. (2025). Menggugah realitas sosial: Kajian sosiologi sastra dalam novel Laskar Pelangi sebagai representasi ketidakmerataan pendidikan Indonesia. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa.
Mufarrohah, E. (2025). Analisis mobilitas sosial dalam novel Ranah 3 Warna karya Ahmad Fuadi. Hastapena: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya.
Ratna, N. K. (2013). Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratnaningsih, D. (2017). Kemiskinan dalam novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari. Edukasi Lingua Sastra, 15(2), 55-62.
Rihadah Nst, S. A., Widayati, D., & Harahap, N. (2025). Bentuk-bentuk kemiskinan dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen: Kajian sosiologi sastra. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(5), 283-296. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i5.1368
Saadah, U. L., & Damariswara, R. (2022). Aspek sosial dalam novel Arah Langkah karya Fiersa Besari: Kajian sosiologi sastra. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 42. https://doi.org/10.29300/disastra.v4i1.4909
Seknun, M. Y. (2014). Pendidikan sebagai media mobilitas sosial. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 1(2), 131-141.
Sorokin, P. A. (1959). Social and Cultural Mobility. Glencoe: Free Press.
Subchi, S. A. (2022). Kemiskinan dalam novel Tumetese Embun Swarga ing Pangkonan: Kajian sosiologi sastra. Baradha: Jurnal Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa.
Sukmawati, E., Asyhar, M., & Riyanto, A. A. (2025). Tindak tutur ekspresif dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 5(2), 415-425.
Sulistiyana, P. (2013). Representasi kemiskinan dalam novel Jatisaba karya Ramayda Akmal. Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia.
Ulva, I., Fatoni, A., & Afkar, T. (2025). Aspek sosial dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen: Kajian sosiologi sastra. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 9705-9717. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.21087
Watt, I. (1964). Literature and society. Dalam R. N. Wilson (Ed.), The Arts in Society. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
Wellek, R., & Warren, A. (1990). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Zahron, M. A. (2025). Fakta kemanusiaan dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu terhadap aktualitas kehidupan remaja: Kajian sosiologi sastra. Prosodi, 19(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wa Ode Fitriani, La Ode Sahidin, Andi Muh. Ruum Sya'baan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
